Keterampilan Penting Bagi Remaja

#UNALAfact

Oleh: Maulidya Risne Andini


Mencintai diri sendiri atau self-love tidak cukup di lidah saja, tetapi juga perlu dibuktikan dengan tindakan. Salah satu tindakan nyata yang dapat kita lakukan adalah dengan mengasah keterampilan-keterampilan penting bagi remaja sehingga kalau kata orang, “Inner beauty-nya terpancar.”

Keterampilan apa aja sih itu? Yuk, kita simak bareng-bareng!

1. Keterampilan Mengelola Diri

Keterampilan yang berguna untuk mengelola potensi yang ada dalam diri kita. Inilah yang menjadi dasar untuk menjadi versi terbaik dari diri kita. Kalau bahasa sekarang sih, “Inner beauty terpancar banget!”

Dalam mengelola diri, penting bagi kita untuk mengelola hal-hal berikut, yakni:

a. Memiliki Kepercayaan Diri

Kepercayaan diri ini penting banget, bahkan dalam sebuah kompetisi dikatakan bahwa, “Dengan percaya diri, persentase kemenangan kita sudah mencapai 50 persen.”

Nah, percaya diri emang seajaib itu, sobat UNALA!

b. Memantapkan Tujuan

Pernah nggak sobat UNALA mendengar teman-temannya nyeletuk, “Aku tuh bukannya males, cuman kurang motivasi aja!”

Memantapkan tujuan dan motivasi membuat kita bergerak dan pensiun jadi #TeamMager karena ketika kita memutuskan untuk mencapai sesuatu, maka kita akan memulai langkah untuk menggapai cita-cita dan tujuan kita.

c. Mengelola Stres

Emosi dan stres dialami oleh setiap orang, bahkan kita sebagai remaja yang tengah mengalami masa peralihan kerap merasakan naik-turunnya emosi. Meskipun emosi adalah perasaan yang wajar dimiliki oleh setiap orang, tetapi penting bagi kita untuk mengelola stres agar disalurkan di tempat dan waktu yang tepat.

2. Keterampilan Interpersonal

Keterampilan yang terkait kemampuan kita untuk terlibat aktif dalam berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain. Keterampilan ini penting untuk kita dalam bergaul dan membangun relasi bersama teman lainnya.

a. Mendengar Aktif

Komponen penting bagi seorang remaja dalam membina komunikasi yang efektif dengan orang lain karena mendengar aktif tak hanya proses mendengarkan secara pasif, tetapi juga ada proses pengolahan dari isi pembicaraan yang ada.

b. Komunikasi Bahasa Non-Verbal

Perilaku non-verbal seperti kontak mata, ekspresi muka, dan gestur merupakan komponen yang penting dalam melakukan komunikasi dengan orang lain agar membuat mereka mengerti karena kita menguatkan pesan yang ingin kita sampaikan.

c. Keterampilan Persuasif

Melakukan komunikasi yang meyakinkan agar orang lain bisa menerima pendapat kita. Menguasai keterampilan ini bukan berarti kita dapat memaksakan kehendak terhadap orang lain, tetapi dengan keterampilan ini kita dapat mengajak teman lainnya terhadap hal-hal yang positif.

d. Negosiasi dan Kompromi

Bagaimana melakukan tawaran dan mencari kompromi terhadap hal yang menjadi suatu hambatan. Keterampilan ini berguna banget buat kita ketika ikut FGD atau Focus Group Discussion.

e. Komunikasi Asertif

Keterampilan mengemukakan pendapat tanpa memaksa kan kehendak kepada orang lain. Bagaimana cara berkomunikasi asertif? Nantikan di artikel UNALA selanjutnya, ya!

f. Keterampilan Menolak

Yes-Man atau orang yang iya-iya aja bukanlah hal yang baik. Ada beberapa hal yang harus kita tolak dengan dengan tegas bilang “tidak” namun tetap dengan cara yang santun, yakni dengan mengapresiasi lawan bicara, lalu dengan jelas bilang tidak dan jangan lupa mengemukakan alasan kita, kurang lebih seperti itu, sobat UNALA!

3. Keterampilan Kognitif

Keterampilan yang penting banget terkait olah pikir kita, jadi nggak cuma masalah nilai di sekolah atau kampus, tetapi juga bagaimana kita mengolah informasi yang masuk ke otak.

a. Berpikir Kritis

Proses berpikir yang menggunakan analisis kita dalam menilai apakah suatu hal itu baik atau salah, baik atau buruk, merugikan diri sendiri atau dengan orang lain

    • Memahami inti masalah dan menggambarkannya secara jelas dan tepat.
    • Mengumpulkan informasi yang relevan dengan masalah.
    • Menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang ada.

b. Membuat Keputusan

Keterampilan untuk melakukan Tindakan terhadap pilihan-pilihan yang harus dilakukan pada saat tertentu.

c. Menyelesaikan Masalah

Keterampilan menyelesaikan masalah secara individu ataupun meminta pertimbangan dan bantuan orang lain menjadi hal sangat penting pada saat dirinya atau orang lain menghadapi  menghadapi masalah yang terasa berat.

    • Jangan Panik

Masalah kecil dapat menjadi masalah besar ketika kita sudah panik. Oleh karena itu, ketika menghadapi masalah, penting banget untuk kita tetap tenang alias keep calm tetapi juga jangan cuek dan tidak peduli.

    • Jangan Kabur

Namanya masalah tidak akan selesai jika kita melarikan diri, bagaimanapun masalah kita tetap harus diselesaikan.

    • Kendalikan Emosi

Wajar jika kita menjadi emosional ketika tertimpa masalah, namun tetap ketahui batas dan jangan berlebihan. Jangan sampai masalah memperkeruh pikiran teman-teman, oke!

    • Menggunakan Strategi

Cobalah untuk mengatur strategi dalam memecahkan masalah, misalnya meminta saran dan orang terdekat ataupun profesional. Dari sinilah kamu dapat menyiapkan rencana penyelesaian masalah.

Nah, itulah tiga keterampilan yang penting bagi teman-teman remaja semua agar menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri. Tetap semangat, sobat UNALA!

Kalau kamu punya masalah kesehatan, yuk, konsultasikan dengan dokter mitra UNALA, GRATIS!


Sumber:

Purwaningtyas Wuri, d. (t.thn.). Pendidikan Kesehatan Reproduksi Kelas 7. 

Purwaningtyas Wuri, d. (t.thn.). Pendidikan Kesehatan Reproduksi Kelas 8.