Yuk, Kenali D.A.RVO dan Fakta Menarik Tentang Gaslight!

#UNALAfact

Oleh: Maulidya Risne Andini


Tahu ngak sih kalo ada salah satu kata populer di dunia tahun 2018 yang terinspirasi dari judul film tahun 1940-an?Yap, gaslight!

Mengingat Gaslighting termasuk dalam kekerasan emosi/mental (emotional abuse), makan sobat UNALA perlu waspada terhadap teknikyang acapkali digunakan oleh pelaku gaslight. Apa sajakah itu? 

Tahukah kamu? kamus Oxford menobatkan kata ‘gaslight’ sebagai salah satui kata paling populer di tahun 2018

Bagaimana istilah gaslight/gaslighting berawal?

Diawali oleh sebuah film Hollywood di tahun 1940-an berjudul “Gaslight” yang diperankan oleh Ingrid Berdman dan Charles Boyer. Film ini menceritakan tentang kisah seorang suami (Charles Boyer) yang memanipulasi istrinya (Ingrid Berdman) hingga istrinya tidak dapat mempercayai dirinya sendiri.

Pada salah satu scene penting dalam film tersebut, sang suami membuat lampu minyak (Gaslight) di dalam rumah berkedip dengan cara menyalakannya melalui loteng. Namun saat istrinya bertanya mengenai hal tersebut, sang suami mengatakan bahwa itu tidak terjadi, dan itu hanya imajinasi sang istri saja yang akhirnya membuat sang istri meragukan dirinya sendiri.

Penting untuk diingat! bahwa Gaslighting termasuk dalam kekerasan emosi/mental (emotional abuse)

D.A.RVO

D.A.RVO merupakan akronim dari deny, Attack, dan Reverse Role of Victim and Oppressor yang merupakan Teknik yang umum digunakan oleh pelaku gaslight sebagai mekanisme untuk melawan dan/atau membela diri.

  • DENY (Menyangkal)

Mengelak ataumenyangkal realita atau perasaan target

  • ATTACK (Menyerang)

Menyerang target, biasanya dengan cara menyalahkan target

  • REVERSE ROLE OF VICTIM AND OPPRESSOR (Membalikkan Peran dari Korban dan Penindas)

Memutarbalikkan seolah-olah dia yang menjadi korban, bukan target.


Sumber: Diskusi #UNALAtalk “Apa itu Gaslighting” bersama Anastasia Satriyo, M. Psi., Psikolog dan Anindya Restuviani pada Selasa, (25/8)