Mengenal Tentang Konsep Diri Remaja

#UNALAcare

Oleh Maulidya Risne Andini


Pernah nggak sih sobat UNALA mempertanyakan, “Siapa sih aku itu sebenarnya?” Atau mungkin pertanyaan lainnya saat kita sedang menghadapai masalah, “Bisa nggak, ya, aku menyelesaikannya?”

Nah, pertanyaan di atas seputar diri sendiri tersebut merupakan bagian dari proses untuk mengenal diri sendiri sehingga terbentuklah konsep diri.

Konsep diri merupakan hasil dari proses belajar manusia melalui hubungannya dengan orang lain. Lingkungan memiliki peran yang penting dalam proses mengenal diri terutama dalam pengalaman relasi dengan orang lain dan bagaimana orang lain memperlakukan dirinya. Jadi konsep diri seseorang dapat diketahui berdasarkan perbandingan antara apa yang ia rasakan terhadap dirinya sendiri dengan apa yang orang lain rasakan terhadap diri orang tersebut.

Penulis detailkan lagi ya. Konsep diri adalah pandangan atau kesan individu terhadap dirinya secara menyeluruh yang meliputi pendapatnya tentang dirinya sendiri maupun gambaran diri orang lain tentang hal-hal yang dapat dicapainya yang terbentuk melalui pengalaman dan interpretasi dari lingkungannya, meliputi tiga dimensi, yaitu:

(1) pengetahuan tentang diri sendiri;

(2) harapan untuk diri sendiri; dan

(3) evaluasi mengenai diri sendiri.

Sedangkan komponen konsep diri meliputi:

  1. Kepercayaan Diri (Self-esteem)
  2. Persepsi Diri tentang Tubuh (Body Image)
  3. Peran dalam Hidup (Rolde Performance)
  4. Identitas Personal (Personal Identity)

Sampai disini julu ya penjelasnnya. Nanti penulis bahas yang lebih detai lagi deh. Jika ada pertanyaan ataupun keluhan apapun jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi UNALA ya, karena UNALA siap untuk melayani kebutuhan remaja.


Sumber: Diskusi Zoom Meeting UNALA dengan topik “Membentuk Konsep Diri Remaja” Bersama Anastasia Satriyo, M.Psi., Psikolog, dan https://pkbi-diy.info/