Dampak Positif dan Negatif Pandemi Covid-19 secara non-Medis

#UNALAcare

Oleh: Septia Annur Rizkia


Adanya wabah Covid-19 yang muncul di dunia semenjak ahir tahun 2019 lalu memicu banyak kejadian, salah satunya yaitu adanya laporan terkait meningkatnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Masalah tersebut pun tidak hanya dirasakan oleh negara Indonesia saja. Ada juga beberapa negara yang mengalami hal serupa.

Faktor dan penyebabnya juga beragam. Nah, sebelum kita bahas hal tersebut, yuk kita cari tahu dulu terkait dampak-dampak akibat adanya wabah Covid-19 yang melanda dunia ini.

Adapun dampak positif secara non medisnya ialah:

  • Mengurangi emisi pabrik, transportasi, sehingga udara lebih jernih.
  • Kelekatan keluarga, waktu yang berkualitas bersama keluarga.
  • Meningkatkan kreativitas ekonomi.
  • Meningkatkan capabilitas pembelajaran online.

Sedangkan dampak negatif secara non medis dari adanya wabah Covid-19 yang belum kunjung berakhir hingga saat ini ialah:

  • Sebagai upaya menekan penyebaran virus dengan menerapkan jaga jarak menjadikan berkurangnya interaksi sosial dengan sesama.
  • Mempengaruhi kesehatan mental seseorang.
  • Berdasarkan data dari beberapa negara, angka perceraian dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) meningkat saat terjadi wabah covid-19. Penyebabnya antara lain:

– Karena tertundanya layanan perceraian sehingga saat mulai dibuka layanan, terjadi penumpukan

– Ketidakharmonisan keluarga memang disebabkan oleh segala kebijakan dari covid-19 yang ada.

Melihat fakta yang ada, alangkah baiknya jika saling mengantisipasi dan saling tolomg menolong jikalau melihat kejadian tersebut ada di sekeliling kita.

Kalau pun kamu punya perntayaan seputar isu remaja maupun perempuan yang ada kaitannya dengan kesehatan, bisa dengan segera menghubungi 0811 2555 390, Gratis!


Sumber: Materi Diskusi Covid-19 dan Kekerasan Seksual oleh Alimatul Qibtiyah (Komisioner Komnas Perempuan)