Tips Tetap Sehat Selama Berpuasa

#UNALAtips

Oleh Maulidya Risne Andini


Setelah kelas online berakhir beberapa remaja asyik chattingan bareng teman-teman gengnya.

“Mumpung puasa aku pengen kurusan, deh! Pipiku udah menuh-menuhin layar pas presentasi tadi,” keluh salah remaja yang mendapat giliran presentasi online hari itu.

Kemudian temannya yang merasa kurus jadi bingung, “Lah, kalau puasa bikin kurusan aku gimana?”

Sobat UNALA pasti udah sering dengar kalau puasa itu waktunya buat diet supaya badan kita kurusan. Padahal enggak gitu, lo! Diet sendiri sebenarnya adalah mengatur pola makan sehat yang bertujuan untuk kesehatan. Oleh karena itu, puasa itu enggak mesti bikin kita kurus, lo! Hal ini tergantung bagaimana pola makan kita saat berpuasa.

Enggak mau ‘kan puasa sebulan penuh malah bikin kita lemah dan sakit-sakitan? Untuk itu, yuk kita simak “Tips Mengatur Pola Makan Selama Ramadan” di bawah ini, ya!

A. Hal-Hal yang Mesti Kita Lakukan

1. Minum Air Putih Minimal 8 Gelas Per hari

Selama berpuasa sehari penuh apalagi saat cuaca sedang panas, tubuh kita mengeluarkan keringat yang dapat membuat kita dehidrasi. Oleh karena itu, penting banget untuk mengganti cairan yang ketika sahur dan berbuka dengan minimal minum air putih 8 gelas per hari.

2. Makan Makanan yang Banyak Mengandung Air (Hydrating Foods)

Kamu juga bisa menambah asupan air dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air, lo! Misalnya memakan semangka saat sahur atau ketika berbuka sebagai pengganti takjil yang manis-manis. Kamu juga dapat mengonsumsi salad hijau yang ada tomat dan mentimunnya karena sayuran tersebut dapat menghidrasi tubuhmu dengan baik.

3. Makan Makanan Sehat & Seimbang Saat Berbuka untuk Mengganti Energi yang Hilang Selama Berpuasa

Kita mungkin sudah sering mendengar anjuran berbuka dengan kurma, kan? Nyatanya, berbuka dengan tiga biji kurma itu sangat dianjurkan karena merupakan sumber serat yang sangat baik, lo! Selain itu, jangan lupa mengonsumsi sayuran dan biji-bijian utuh agar vitamin dan dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh kita terpenuhi. Kita juga disarankan untuk mengonsumsi ikan, daging tanpa lemak, serta ayam tanpa kulit untuk kebutuhan protein yang sehat.

4. Sahur dengan Sayuran, Makanan Kaya Protein, & Seporsi Karbohidrat

Saat sahur, kita dianjurkan mengonsumsi sayuran, satu porsi karbohidrat seperti roti atau roti gulung yang terbuat dari gandum, makanan kaya protein seperti produk susu (keju yang tidak asin/laban/susu) dan/atau telur, dan alpukat.

5. Olahraga Agar Tetap Sehat

Mungkin sebagian dari kita hanya tidur-tiduran di siang hari karena rasanya lemes banget, kan? Walaupun demikian, bukan berarti kita tidak beraktivitas fisik sama sekali, lo! Kita dapat memanfaatkan waktu saat malam hari dengan olahraga ringan seperti berjalan kaki.

6. Berada di Tempat Teduh Selama Siang Hari yang Panas

Seperti yang kita tahu, rata-rata orang berpuasa sekitar 12 jam sehingga dapat membuat kita letih. Untuk menyiasati hal tersebut, kita dapat berteduh di tempat yang sejuk untuk mengatisipasi dehidrasi selama siang hari yang panas.

B. Hindari Hal-hal Ini Agar Puasamu Tetap Semangat!

1. Makan & Minum Berlebihan Maupun Terburu-Buru Saat Sahur & Berbuka

Saat berbuka, hindari makan secara berlebihan. Secukupnya sesuai kebutuhan gizi masing-masing. Dan yang tak kalah penting, jangan makan terburu-buru. Ingat! Kita enggak lagi lomba makan kerupuk, jadi cobalah menikamati makanan yang kita santap dan mengunyahnya sampai benar-benar halus agar kerja organ pencernaan kita enggak terlalu berat.

2. Hindari Minuman Bersoda dan Berkafein

Minuman berkafein seperti teh, kopi, maupun minuman bersoda memicu kita untuk sering buang air kecil sehingga dapat menyebabkan dehidrasi.

3. Makan Gorengan dan Makanan Olahan (Processed Food) yang Tinggi Lemat dan Gula

Mengurangi konsumsi makanan yang kaya lemak, terutama daging berlemak, makanan yang dibuat dengan puff pastry, atau pastry dengan tambahan lemak/margarin atau mentega. Dalam konteks mengurasi konsumsi lemak yang banyak terdapat dalam minyak goreng, disarankan untuk menggunakan metode memasak lainnya, seperti mengukus, memasak dengan saus, menggoreng dengan sedikit minyak dan membuat kue daripada menggorengnya.

4. Terlalu Banyak yang Manis-Manis

Pernah juga mendengar bahwa berbukalah dengan yang manis-manis. Tapi ingat, segala yang berlebihan itu tidak baik, ya! Makanan manis yang biasa dimakan selama Ramadan mengandung sirup gula dalam jumlah besar. Kalaupun ingin mengonsumsi yang manis-manis, direkomendasikan untuk buah yang mengandung air, seperti semangka atau melon yang juga enggak kalah manis, kan?

5. Makanan yang Banyak Mengandung Garam

Hindari makanan yang mengandung banyak garam, misalnya sosis, produk daging dan ikan asin olahan, zaitun dan acar, makanan ringan, keju asin, berbagai jenis kerupuk, salad, olesan dan saus siap saji (seperti mayones, mustard, saus tomat). Saat menyiapkan makanan, disarankan untuk membatasi penggunaan garam sebanyak mungkin. Gunakan berbagai bumbu untuk meningkatkan rasa makanan yang sedang dimasak.

Itulah beberapa tips pola makan sehat yang bisa Sobat UNALA terapkan selama Ramadan, ya! Pada Puasa memang terasa berat namun sebenarnya mempunyai segudang manfaat bagi kesehatan, mental dan emosional seperti bagaiaman cara kita disiplin dan mengontrol diri kita dalam mengatur pola makan yang sehat, dan yang tak kalah penting ialah menumbuhkan empati kita terhadap sesama terutama bagi mereka yang membutuhkan.

Selamat menunaikan ibadan puasa Ramadan bagi yang menjalankan, ya! Semoga pandemic COVID-19 cepat berlalu dan kita semua diberi kesehatan.


Referensi
Dietary Recommendations For the Month of Ramadan. (n.d.). Diambil kembali dari who.int: http://www.emro.who.int/nutrition/nutrition-infocus/dietary-recommendations-for-the-month-of-ramadan.html