Work From Home: Seberapa Perlu dan Bagaimana Cara agar Tetap Produktif ?

#UNALAtips

Oleh: Septia Annur Rizkia


Adanya wabah yang sedang melanda dunia, tak terkecuali Indonesia, mengharuskan setiap dari kita untuk selalu berhati-hati dan saling menjaga satu sama lain.

Mengapa? Sebagaimana yang kita tahu, virus baru yang disebut covid-19 ini dapat menular dengan cepat dan juga belum ditemukan vaksinnya.

Maka, beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo menghimbau kepada masyarakat secara luas untuk menerapkan sistem Work From Home (WFH), atau bekerja dari rumah, guna menekan angka penyebaran virus.

Selain itu, kita semua juga dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan juga kegiatan yang melibatkan kerumunan atau banyak orang.

Meskipun begitu, memang tidak semua pihak bisa menerapakan sistem WFH, terutama untuk para pekerja di sektor informal, para tenaga medis, maupun para pelayan publik.

Ya, lebih tepatnya ke para pekerja kantoran, yang pekerjaannya memungkinkan untuk dikerjakan di rumah, akan lebih baik jika mengikuti himbaun tersebut, guna mengurangi angka penyebaran virus yang masih belum berakhir hingga saat ini.

Memang, hal tersebut memang bukanlah sesuatu yang mudah, terutama untuk pihak-pihak yang belum terbiasa bekerja di rumah. Munculnya rasa bosan, jenuh, atau masalah-masalah terkait tidak bisa membagi waktu antara jam kerja dan lain-lainnya, pasti akan ada, dan hal itu wajar-wajar saja sebab tipe masing-masing manusia itu berbeda satu sama lain.

Maka, untuk kebaikan bersama berikut kami akan mencoba memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap produktif meskipun Work From Home selama situasi pandemi ini, diantaranya:

1. Tetapkan jam kerja.

Menetapkan jam-jam kerja selama bekerja dari rumah atau work from home merupakan hal yang penting dan perlu dilakukan. Sebagaimana biasanya selama bekerja dari kantor, alangkah baiknya jika disamakan dengan jam kerja sebelumnya.

Pada saat jam persiapan sebelum bekerja bisa digunakan untuk melakukan aktivitas di rumah, semisal bersih-bersih dan lain-lainnya yang bermanfaat.

2. Mulai aktivitasmu dengan mandi pagi.

Nah, agar badan atau tubuh kembali bugar serta tidak mengantuk maupun malas-malasan, alangkah baiknya jika mandi dahulu sebelum melakukan aktivitas lain seperti bekerja.

3. Bikin list pekerjaan dan deadline.

Untuk lebih disiplin waktu, catat atau list pekerjaan-pekerjaan yang perlu dikerjakan di hari dan waktu itu, serta tentukan deadline penyelesaian untuk mempermudah diri kita dalam suatu urusan.

4. Komunikasi dengan keluarga.

Membangun komunikasi dengan pihak keluarga itu juga penting, agar bisa saling memahami satu sama lain. Mengkomuniksikan serta menjelaskan perihal waktu-waktu jam kerja yang tidak boleh diganggu, meskipun berada di rumah.

Hal tersebut bertujuan agar kita masih bisa tetap fokus, produktif, serta profesional dengan tanggung jawab pekerjaan yang dimiliki.

5. Komunikasi dengan rekan kerja.

Tidak melupakan untuk tetap menjalin komunikasi dengan rekan kerja untuk saling berkoordinasi, jika itu diperlukan. Hal itu pun bisa dilakukan melalui via online berupa chat, atau aplikasi-aplikasi lainnya yang bisa mendukung komunikasi kelompok atau person dalam urusan pekerjaan.

6. Kenakan pakaian selayaknya kamu bekerja.

Salah satu cara menghindari rasa malas maupun keinginan untuk rebahan terus, yaitu dengan mengenakan pakaian yang biasa digunakan sewaktu bekerja. Hal tersebut juga berguna sebagai pengingat bahwa kita sedang di jam kerja.

7. Tetapkan jam istirahat.

Ya, menetapakan jam untuk istirahat selama di jam bekerja itu juga perlu, terutama jam untuk makan siang, atau lain-lainnya, serta usahakan memberi jeda untuk meregangkan otot-otot, agat tubuh tetap rileks serta fit kembali karena capek maupun lelah selama bekerja.

Kalau kamu masih ada pertanyaan seputar tema tersebut, virus corona atau kesehatan lainnya, bisa langsung menghubungi 0811 2555 390, atau download aplikasi UNALA di playstore untuk menemukan artikel-artikel lainnya dari kami.