Yuk, Ketahui Penyebab Sistem Imun Tubuh Menurun!

#UNALAfact

Oleh: Septia Annur Riskia


Sistem imun merupakan sistem kekebalan yang ada pada tubuh manusia. Ada yang alami yaitu dari tubuh, ada juga yang buatan yaitu vaksin.

Imun tubuh berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh manusia dari serangan virus maupun bakteri penyakit. Seperti yang kita tahu, ada banyak macam virus menular yang ada di sekitar kita, tak terkecuali virus corona yang sampai saat ini belum ditemukan vaksinnya.

Menjaga daya tahan tubuh menjadi hal penting yang harus kita lakukan dan terapkan bersama. Sebelum itu, kita juga harus mengetahui hal-hal yang bisa menyebakan sistem imun tubuh menurun.

Perlu digaris bawahi, virus atau bakteri bisa menginfeksi siapapun tanpa pandang bulu, terutama bagi yang imun tubuhnya menurun. Maka berhati-hati dan tetap menjaga kesehatan tubuh menjadi hal yang harus dilakukan setiap dari kita.

Mengapa? Karena virus bersifat menular, terutama virus corona. Tidak hanya itu, jika sistem imun tubuh kita menurun, selain berisiko terkena flue atau batuk, tidak menutup kemungkinan juga bisa membuat kita rentan terinfeksi vurus atau bakteri dari luar.

Menurut salah satu dokter mitra UNALA, dr. Dyah Ayu Shinta Lesmanawati, berikut ada beberapa hal yang bisa menurunkan sistem imun tubuh seseorang, diantaranya yaitu:

1. Usia.

Semakin tua, sistem imun dalam tubuh manusia akan semakin melemah, maka itu lansia memiliki sistem imun yang paling rendah dari pada usia-usia remaja maupun dewasa.

2. Sering begadang.

Tubuh memiliki batas kemampuan untuk melakukan beragam ativitas. Ada saatnya tubuh bekerja, ada saatnya pula tubuh membutuhkan istirahat. Kurang tidur kerena faktor aktivitas padat atau kerena begadang, akan sangat berpengaruh pada turunnya sistem imun tubuh seseorang.

Selain itu, jam tidur yang kurang juga berisiko mengurangi sel-sel yang berfungsi melawan kuman. Peneliti dari University of Chigago menemukan orang yang tidur 4 jam, hanya akan menghasilkan antibodi sebanyak 50 persen di dalam darahnya.

3. Bertindak pesimis.

Sebuah studi dari UCLA menemukan mahasiswa yang memulai semester pertamanya dengan optimistis memiliki sel T yang lebih banyak, sehingga dapat memperkuat respons imun dan menguatkan sel-sel pembunuh alami di dalam tubuh.
Hal ini disebabkan ia akan sedikit mengalami stres dan membuat ia memiliki kesehatan yang baik. Sedangkan tindakan pesimis akan mengakibatkan sebaliknya.

4. Stres fisik dan psikis.

Stres fisik adalah ketika fisik terlalu diforsir sehingga tubuh pun merasa kelelahan. Stres psikis adalah ketika kita mengalami suatu masalah yang menjadikan kita cemas, panik, hingga depresi.

Selain itu, stres maupun tekanan yang dialami seseorang di setiap harinya tidak hanya membuat pekerjaan menjadi tidak nyaman, namun juga bisa merugikan aspek kesehatan, salah satunya menyebabkan penurunan kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit.

5. Penyakit yang berhubungan dengan sistem imun.

Penyakit yang berhubungan dengan sistem imun, baik itu autoimun maupun immunocompremise. Autoimmune, yaitu ketika imun dalam tubuh kita justru menyerang tubuh kita sendiri, seperti pada kondisi Lupus Erimateous.
Immunocompremise adalah ketika imun kita tidak kuat, seperti pada pasien HIV atau cancer.

6. Tidak menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan menjadi hal yang penting dan harus dilakukan secara bersama dan rutin. Sebab kotoran, debu, dan lain-lain yang menempel di tubuh kita atau benda-benda sekitar kita akan semakin menumpuk jika dibiarkan secara terus-menerus. Hal tersebutlah yang bisa berdampak pada menurunnya sistem imun tubuh seseorang.

7. Kurang berolahraga dan minim melakukan aktivitas fisik.

Tidak pernah berolahraga, berjalan, maupun melakukan aktivitas fisik bisa membuat seseorang lebih rentan sakit, dan juga menyebabkan turunnya kekebalan tubuh seseorang.
Para ahli menuturkan berjalan atau aerobik selama 30 menit dapat membuat sel-sel darah putih kembali ke sirkulasi dan sistem kekebalan tubuh kembali lebih lancar.

8. Terpapar asap rokok.

Asap rokok yang terhirup bisa berbahaya bagi tubuh, termasuk sistem kekebalan tubuh seseorang. Maka itu, sebisa mungkin menghindari paparan asap rokok untuk menjaga sistem imun tubuh.

9. Mengonsumsi antibiotik tanpa resep dari dokter.

Sebuah peneliti menemukan pasien yang mengonsumsi antibiotik tertentu dapat mengurangi jumlah sitokin (hormon pembawa pesan dari sistem kekebalan tubuh). Sehingga ketika sistem kekebalan tubuh ditekan, seseorang akan lebih mudah mengembangkan bakteri resisten. Untuk itu sebaiknya tidak mengonsumsi sembarangan antibiotik, kecuali diresepkan oleh dokter.

10. Mengonsumsi alkohol.

Kandungan dalam alkohol tidak baik dalam tubuh, terlebih jika berlebihan. Hal tersebut bisa berdampak menurunkan sistem imun tubuh.

11. Berlarut dalam emosi negatif.

Seorang peneliti mengungkapkan emosi positif yang dihubungkan dengan tertawa bisa menurunkan hormon stres dan meningkatkan sel-sel kekebalan tertentu serta mengaktifkan yang lainnya.

Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Loma Linda University School of Medicine mendapatkan, orang dewasa sehat yang menonton video lucu selama satu jam akan mengalami peningkatan yang signifikan dalam hal aktivitas sistem kekebalan tubuh.


Sumber referensi: dr. Dyah Ayu Shinta Lesmanawti, Kompas.com