Tips Menumbuhkan Prinsip Body Positivity

#UNALAtips

Oleh: Septia Annur Rizkia


Dalam realitas sehari-hari, kita tidak bisa lepas dari konstruk tubuh ideal yang kerapkali dipropagandakan oleh media-media pada umumnya. Hal tersebut bisa menimbulkan rasa “insecure” pada diri seseorang.

Prinsip Body Positivity penting diterapkan untuk semua manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Yang ditekankan dalam gerakan body positivity yaitu semua bentuk tubuh itu unik, tidak ada yang lebih baik dan juga sebaliknya.

Selama ini, yang dicitrakan oleh media terkait bentuk tubuh yang ideal yaitu langsing, tinggi, tidak jarawatan, putih, mulus, dan lain sebagainya. Padahal, tidak semua orang dikaruniai bentuk tubuh maupun jenis kulit yang ideal sebagaimana yang digambor-gemborkan oleh media.

Maka, taka jarang pula jika banyak orang yang berbondong-bondong untuk memenuhi ekspektasi bentuk tubuh yang ideal, dengan tanpa memperhatikan kesehatannya. Hal tersebutlah yang mengkhawatirkan.

Nah, menumbuhkan prinsip body positivity pun juga tidak bisa instan. Semua perlu proses yang tidak singkat dan tidak sederhana, dan setiap orang pun mengalami fase yang berbeda satu sama lain.

Dengan ini, kami akan mencoba memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran body positivity. Diantaranya yaitu:

1. Belajar menjadi diri sendiri.

Pertama, kenali diri sendiri dan cobalah untuk belajar mejadi diri sendiri. Ikuti apa yang dimau oleh tubuh dan jiwa, jangan sesekali membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Sebab hal tersebut hanya menambah rasa insecure saja. Terima apa yang dipunya, dan tetap memperhatikan dan merawat tubuh yang kita miliki.

2. Memberikan dukungan untuk sesama.

Nah, memberi dukungan-dukungan terhadap diri sendiri itu penting, sama halnya memberikan dukungan positif kepada orang lain. Jangan sampai menganggap orang lain lebih rendah dari diri kita, saling menguatkan dan saling memberi energi positif itu perlu.

3. Menyebarkan pandangan positif.

Sebagai upaya mengurangi konstruk-konstruk terkait bentuk tubuh ideal yang ada di tengah-tengah masyarakat, salah satunya yaitu dengan memberi pespektif alternatif. Yaitu bisa dengan cara berbagi informasi terkait macam-macam bentuk tubuh manusia yang berbeda-beda dan itu unik, dan juga informasi seputar body positivity yang belum diketahui banyak orang.

4. Fokus pada fungsi tubuh.

Seperti yang kita tahu, setiap organ tubuh manusia memiliki fungsinya masing-masing, terlepas dari bagaimanapun bentuknya. Menghina bentuk tubuh manusia sama halnya dengan menghina ciptaan Tuhan.

5. Menerapkan self care (perawatan diri).

Self care atau perawatan diri itu macam-macam bentuknya, dan bisa dimulai dari hal-hal sederhana sekalipun. Semisal  menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan-makanan yang bergizi dan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Bisa pula dengan cara menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga dan aktivitas fisik lainnya, atau membiasakan tidur di waktu yang tepat

Pentingnya prinsip Body Positivity yaitu bisa membuat kita lebih menghargai dan mencintai diri sendiri, tanpa merugikan pihak manapun. Semua orang, terlepas dari laki-laki maupun perempuan, perlu untuk belajar menghargai diri sendiri.


Referensi: Psychology Today, Hello Sehat