Apa itu Sistem Imun Tubuh?

#UNALAcare

Oleh: Septia Annur Rizkia


Apa yang dimaksud dengan sistem imun tubuh?

Sistem imun tubuh atau disebut sebagai sistem pertahanan atau kekebalan tubuh. Sistem tersebut merupakan sistem pertahanan yang berperan dalam mengenal, menghancurkan, serta menetralkan benda-benda asing atau sel abonormal yang berpotensi merugikan tubuh.

Sistem imun tersebut tidak memilik tempat khusus dalam tubuh manusa, serta tidak dikontrol oleh organ pusat, seperti otak dan lain-lain.

Diambil dari Encyclopaedia Britannica (2015), yang dimaksud sitem imun ialah kelompok pertahanan yang ditemukan pada manusia untuk membantu mengusir organisme penyebab penyakit yang ada di dalam tubuh manusia.

Mekanisme pertahanan tubuh manusia dibagi menjadi dua tipe, yaitu:

1. Pertahanan tubuh bawaan (non spesifik)

Pertahanan tubuh bawaan disebut sebagai pertahanan non spesifik. Tipe ini merupakan bawaan sejak lahir. Disebut non spesifik karena tidak ditujukan untuk melawan antigen tertentu, tapi lebih ke memberikan respon langsung terhadap berbagai antigen untuk melindungi tubuh.

Dilansir dari laman resmi Kemendikbud, setiap benda asing yang memasuki tubuh pertama kali akan dihadapi oleh mekanisme pertahanan nonspesifik. Mekanisme ini memiliki dua garis pertahanan yaitu :

  • Garis pertahanan pertama oleh bagian eksternal (terluar) tubuh seperti kulit, membran mukosa dan zat kimia antimikroba.
  • Garis pertahanan kedua terjadi di bagian dalam tubuh berupa fagositosis oleh sel fagosit, reaksi inflamasi dan interferon.

2. Pertahanan tubuh adaptif (spesifik)

Sebagaimana yang ditulis di laman resmi Kemendikbud, imunitas dihasilkan dari produksi antibodi spesifik yang dikhususkan untuk antigen tertentu. Antigen singkatan dari antibodi-generators, merupakan suatu molekul penanda yang terdapat pada permukaan sel yang dapat merangsang produksi antibodi.

Sedangkan antibodi adalah protein plasma yang dihasilkan oleh sistem imunitas sebagai respon terhadap keberadaan suatu antigen dan akan bereaksi dengan antigen tersebut.

Pertahanan spesifik dapat mengenal benda asing atau antigen yang sama pada pertemuan berikutnya. Hal ini karena terdapat kemampuan mengingat kembali antigen tertentu. Jika kekebalan muncul karena respon dari adanya infeksi dan dapat sembuh, disebut kekebalan alamiah. Bila kekebalan timbul karena dibuat, contohnya karena vaksin maka disebut kekebalan buatan.

Jenis kekebalan dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu kekebalan aktif dan pasif.

  1. Kekebalan aktif terjadi apabila tubuh berkontak langsung dengan toksin atau patogen sehingga mampu memproduksi antibodinya sendiri. Kekebalan aktif didapat secara alami atau buatan.
  2. Kekebalan pasif terjadi jika antibodi satu dipindahkan kepada antibodi yang lain.

Kalau kamu ada pertanyaan lebih lanjut seputar sistem imun tubuh, bisa menghubungi 0811 2555 390, atau download aplikasi Mobile Aps UNALA di playstore.

Sumber: Kemendikbud