Dibalik Fakta Grooming

#UNALAfact

Oleh: Septia Annur Rizkia


Melanjutkan tema kemarin lalu, yaitu masih terkait grooming. Nah, seperti yang sudah kami paparkan sebelumnya, grooming merupakan perilaku yang sifatnya manipulatif. Yaitu perilaku seseorang yang memanipulasi orang lain dengan cara-cara halus, yang itu bisa membuat si korban tidak menyadarinya. Kalau pun pada akhirnya menyadari, namun bukanlah hal yang mudah untuk bisa keluar dari jeratan atau lingkaran tersebut. Apalagi jika si pelaku grooming itu berasal dari orang-orang terdekatnya.

Jelas, perilaku grooming sangatlah merugikan si korbannya. Nah selain itu, si pelaku grooming pun akan berusaha untuk bisa memisahkan si korban dari keluarga dan orang-orang terdekatnya, serta akan berusaha membuat dirinya terlihat istimewa bagi si korban, atau pun membuat si korban bergantung dengan dirinya (si pelaku).

Perlu digaris bawahi, siapapun bisa menjadi pelaku grooming, tidak terkecuali orang-orang terdekat sekalipun, baik keluarga, teman, tetangga, hingga pasangan sekalipun. Sama halnya, sipapun itu, tidak menutup kemungkinan juga bisa menjadi korban dari kejahatan perilaku grooming tersebut.

Menurut beberapa sumber yang ada, ciri-ciri seseorang yang terindikasi menjadi korban grooming antara lain yaitu, menjadi sangat tertutup, serta mudah tertekan dan lebih sensitif. Ya, tidak semua orang menyadarinya, tapi ada juga yang menyadarinya namun bingung untuk mengakhiri situasi yang tidak menyenangkan tersebut, da nada juga kemungkinan-kemungkinan lainnya.

Sedangkan jika menurut ketua KPAI, Retno Listyarti, ada dua ciri utama bagi anak yang berisiko mudah terpengaruh grooming, diantaranya yaitu, anak yang belum mempunyai pendidikan seks sejak dini, dan anak yang tidak mau bercerita kepada orangtuanya.

Nah, kami sudahi dulu ya pembahasan kali ini, akan kami sambung lagi di lain waktu. Oh ya, jika kamu punya pertanyaan seputar kesehatan, relasi, ketubuhan, maupun konseling lainnya, yuk datang ke layanan ramah remaja UNALA. Info selengkapnya hubungi 0811 2555 390.

Referensi: Kompas.com