Apa itu Friend With Benefit?

#UNALAcare

Oleh: Septia Annur Rizkia


Sekarang ini, banyak sekali istilah-istilah terkait relasi antar manusia, baik dalam hubungan pertemanan, romantis, dan lain sebagainya. Kali ini, kami akan membahas mengenai FWB, atau yang biasa disebut Friend With Benefit.

Apa itu FWB?

Menurut beberapa sumber yang ada, Friend With Benefit yang memiliki arti teman dengan manfaat, merupakan salah satu istilah dalam pertemanan, tapi dengan manfaat. Manfaatnya bermacam-macam, bisa dari segi ekonomi, hingga seksual sekalipun. Jadi, dalam hubungan yang dikenal dengan sebutan FWB ini tidak memiliki komitmen didalamnya.

Hubungan seperti itu kerapkali dibilang sebagai hubungan mutualisme, yaitu saling menguntungkan, tapi dalam ranah kebutuhan seks. Tidak ada kedekatan secara emosional, rasa cinta, apalagi komitmen, tapi ada kecenderungan ke ranah kebutuhan memenuhi dorongan seksual. Dan biasanya dilakukan dengan consent (persetujuan/kesepakatan sebelumnya).

Bisa dikatakan mereka akan datang ketika saling membutuhkan untuk memenuhi dorongan seksual mereka. Dorongan seksual itu bermacam-macam, bisa mulai dari ciuman, dan seterusnya yang berpotensi terjadinya kekerasan seksual. Namun, hubungan FWB sendiri tidak sesuai dengan norma dan budaya yang ada di negara kita ini. Ya, hubungan seperti ini lebih sering ada di negara Barat.

Walaupun begitu, kita pun tidak boleh menutup mata, kalau hal itu juga bisa terjadi di sekitar kita. Tapi kebanyakan mereka yang menjalin FWB itu lebih tertutup.

Hal ini perlu diketahui pula, seseorang yang sudah memiliki komitmen dengan pasangannya tidak bisa mengklaim menjalin FWB dengan pihak lain, walaupun tanpa melibatkan perasaan sekalipun. Tetap saja, jika hal itu terjadi, itu bukan lagi FWB, tetapi kekerasan seksual.

Nah, menjalin FWB tersebut bisa dengan satu orang saja, atau bahkan lebih.

Namun sekali lagi, di negara kita tidak membenarkan hubungan FWB tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan norma dan budaya yang ada. Selain itu, dikhawatirkan pula jika hubungan tersebut beresiko, atau hal-hal lainnya seperti tidak adanya komitmen maupun tanggung jawab didalam hubungan tersebut, jika ada kemungkinan tidak baik terjadi. Oh ya, hubungan FWB juga bisa dibilang hanya untuk unsur kesenangan dan kepuasan semata.