Ghosting: Mengakhiri Hubungan dengan Cara Menyakitkan

#UNALAcare

Oleh : Septia Annur Rizkia


Adanya media sosial, terutama situs kencan daring, menjadikan kita tidak asing lagi dengan istilah “Ghosting”. Ghosting sendiri muncul setelah adanya beragam istilah kencan. Sebenarnya, perilaku tersebut sudah ada sejak dahulu. Hanya saja, istilah tersebut belum ditemukan sebagaimana saat ini.

Apa itu Ghosting?

Nah, Ghosting yang berasal dari bahasa Inggris ini pun merupakan suatu istilah. Yaitu perilaku atau tindakan yang tiba-tiba mengakhiri komunikasi dengan seseorang tanpa kejelasan. Hal seperti ini sering terjadi pada hubungan romantis. Bisa terjadi pada masa-masa PDKT, dan bisa terjadi juga pada hubungan pacaran maupun pernikahan.

Banyak pula yang sering mengalami patah hati akibat di-ghosting. Sebagian dari mereka mengatakan, ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Dalam bahasa Inggris sendiri, ghost memiliki arti hantu. Maka, ghosting sendiri bisa diartikan sebagaimana hantu, yaitu datang, kemudian pergi menghilang tanpa pamit apalagi kejelasan.

Banyak peneliti maupun ahli psikologi mengatakan bahwa, Ghosting ini merupakan bentuk kejahatan emosional. Sebab, menjadikan korban atau orang yang di-ghosting tersebut bertanya-tanya alasan mengapa ia ditinggalkan tanpa kejelasan, maupun berujung pada tindakan menyalahkan diri sendiri.

Nah, Ghosting ini bisa terjadi pada siapapun, bisa saja yang menjadi korban kejahatan emosional tersebut sadar, bisa juga tidak. Hal ini bisa terjadi dengan cara memutus komunikasi secara langsung dan tidak langsung. Yaitu bisa dengan cara memblokir media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, dan lain-lain. Sehingga tidak ada lagi akses untuk berkomunikasi apalagi meminta kejelasan kepada si pelaku ghosting tersebut. Maka, kebingungan, patah hati, sakit hati, dan rasa galau yang berkepanjangan pun merupakan hal yang lumrah dirasakan oleh para korban ghosting.

Nah, sampai disini dulu ya, berikut tadi merupakan ulasan singkatnya. Nanti akan kita bahas lebih rinci lagi di pembahasan selanjutnya. Sampai jumpa di artikel berikutnya sobat.