Cari Tahu Tanda-tanda Friendzone

 

#UNALAcare

Oleh: Septia Annur Rizkia


Sebagian orang pasti sudah pernah mengenal istilah Friendzone, atau malah pernah terjebak dalam situasi tersebut. Istilah Friendzone sendiri sudah popular di sebagian kalangan remaja. Hal ini bisa terjadi dan tidak jarang terjadi pada suatu pertemanan antara laki-laki dan perempuan. Yaitu, ketika ada salah satu diantaranya menyimpan harapan lebih.

Apa Sih Friendzone Itu?

Sebelum mengulik lebih jauh, Friendzone sendiri berasal dari dua kata yaitu friend yang artinya teman, dan zone yang berarti zona. Jadi bisa diartikan sebagai zona pertemanan. Istilah tersebut secara tidak langsung menekankan bahwa hubungan pertemanan seseorang hanya sebatas teman, dan tidak lebih dari teman.

Dalam suatu kasus yang pernah penulis jumpai maupun lalui, sebuah relasi pertemanan antara laki-laki dan perempuan tidak jarang pula ada salah satu pihak yang ternyata menyimpan perasaan lebih, atau berharap pada hubungan romantis. Sedangkan pihak satunya hanya menganggap sebatas teman saja.

Namun, perasaan tersebut kerapkali disimpan serta tidak diutarakan. Inilah yang menjadi titik persoalan, atau bisa disebut sebagai sebuah harapan yang mengambang. Sebab, tidak jarang muncul perasaan takut mengalami penolakan jika mengungkapkan perasaaan tersebut. Ataupun rasa takut merusak pertemanan, serta kekhawatiran menjadi lebih jauh ketika tidak berujung pada hubungan asmara. Maka yang terjadi adalah cinta dalam diam. Hmm, kadang ini yang menyakitkan.

Apakah Friendzone Termasuk Relasi Asmara?

Jawabannya, BUKAN. Friendzone sendiri bukan termasuk relasi asmara ya sobat. Sebab tidak adanya komitmen yang dibangun secara sengaja maupun kesepakatan yang dikomunikasikan antara satu sama lain.

Menurut Sternberg, seorang ahli psikologi dari Yale University, berdasarkan hasil penelitiannya menjabarkan bahwa paling tidak cinta terdiri dari 3 aspek. Yaitu komitmen, kedekatan/kehangatan, dan gairah.

Penulis tekankan sekali lagi, Friendzone sendiri merupakan suatu keadaan dimana seseorang yang kita sukai atau cintai, hanya menganggap kita sebagai teman dan tidak lebih.

Maka, dalam segala lini kehidupan, menerapakan komunikasi asertif sangatlah diperlukan. Apa sih komunikasi asertif itu?

Nah, lebih lanjutnya akan kita bahas di ulasan berikutnya ya. Disitu kami akan lebih memaparkan lagi mengenai fakta-fakta dari Friendzone sendiri.

Maka, kami akhiri dulu ya, sampai bertemu kembali di artikel berikutnya!.

 

Referensi:
Psychology Today
Riliv.co