Tips Menjaga Relasi dengan Teman Dekat Tanpa Melibatkan Perasaan Cinta

#UNALAtips

Oleh: Septia Annur Rizkia


Masih mengulik topik yang sama ya, yaitu seputar hubungan platonik, atau kedekatan antara laki-laki dan perempuan sebagai teman atau sahabat.  Ketika menjalani hubungan platonik, seseorang dituntut untuk tidak menaruh perasaan yang lebih, terutama dengan teman atau sahabat platonik tersebut.

Ada beberapa cara atau tips yang bisa dilakukan agar hubungan persahabatan maupun pertemanan dengan lawan jenis kelamin, atau yang disebut hubungan platonik tersebut tetap utuh. Dalam artian, tanpa melibatkan perasaan atau harapan yang berlebih.

Nah, sebagaimana dirangkum dari Psychology Today maupun Love Panky,  berikut merupakan kiat-kiat yang bisa diusahakan maupun dilakukan, diantaranya:

 

  1. Diskusikan perasaan satu sama lain

Selain saling mengenal satu sama lain, tetaplah diskusikan mengenai perasaan yang diarasa satu sama lain. Usahakan perasaan yang ada tetap masih dalam koridor pertemanan atau persahabatan.

Jika ternyata dalam perjalanan ada salah satu atau keduanya sudah mengarah pada ketertarikan sepasang kekasih, hal tersebut perlu dibicarakan serta dikomunikasikan dengan baik-baik.

 

  1. Tetapkan batasan bersama

Komunikasikan dan buatlah kesepakatan terkait batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar sebagai teman atau sahabat. Dengan menentukan suatu batasan, hal tersebut dapat membantu keduanya melawan godaan romantis layaknya sepasang kekasih.

 

  1. Hindari kontak fisik tanpa konsen / persetujuan

Penting memperhatikan hal-hal sensitif lainnya, seperti meyentuh fisik yang  bisa mengirim pesan seksual. Perlu diketahui, memahami hak otoritas tubuh antara satu dengan yang lainnya perlu diperhatikan juga.

Jadi, harus melalui ijin, kesadaran, dan juga tetap kembali pada koridor batasan yang sudah disepakati bersama tersebut.

 

  1. Tidak boleh Cemburu

Ketika teman atau sahabat platonik kita memiliki kekasih, menghindari perasaan cemburu menjadi hal yang penting diperhatikan bersama. Usahakan pula untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa membuat perasaan tidak nyaman antara satu dengan yang lain.

Terutama, jika salah satu atau keduanya sudah memiliki kekasih, menjaga perasaan pasangan masing-masing menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

 

  1. Perasaan yang tidak harus diwujudkan

Sebab terlalu seringnya intensitas bertemu maupun menghabiskan waktu bersama, tidak menutup kemugkinan adanya rasa ketertarikan satu sama lain. Terkadang, sikap-sikap yang bisa menimbulkan kekaguman maupun kenyamanan, bisa pula menjadi pemicu.

 

Namun, perasaan yang datang tersebut tidak harus diwujudkan sebagai gairah asmara. Bisa jadi, kemungkinan besar rasa yang hadir tersebut hanyalah kekaguman sesaat.

Tetaplah fokus dan alihkan pikiran-pikiran pada hal yang mengarah pada keutuhan hubungan platonik tersebut. Sebab, perasaan lebih itu bisa hilang dan memudar seiring berjalannnya waktu.

Terakhir, pastikan perilaku dalam hubungan platonik berada dalam batas wajar persahabatan maupun pertemanan.

 

Referensi :

Psychology Today

Love Panky