Konsumsi Daging Kurban Sesuai ISI PIRINGKU !

#UNALAcare

Oleh Maulidya Risne Andini

Selasa, 6 Agustus 2019


Halo, sobat UNALA!

Sebentar lagi kita akan menyambut Idul adha atau yang sering kita kenal sebagai Hari Raya Kurban. Momen Idul adha ini diwarnai dengan kebersamaan dan kepedulian kepada sesama, daging kurban yang berupa sapi atau kambing akan disembelih dan dibagikan kepada seluruh masyarakat. Hayo, siapa di antara sobat UNALA yang pernah menyaksikan pemotongan hewan kurban?

Nah, biasanya kita bakal banyak mengonsumsi daging merah yang berupa sapi atau kambing. Katanya, nanti bakal hipertensi, pusing, mual dan sakit kepala. Eits, tenang saja, sobat UNALA! Kalian tetap bisa kok mengonsumsi daging kurban dengan tetap menjaga kesehatan. Gimana caranya? Yaitu dengan mengonsumsinya sesuai dengan Isi Piringku.

Apa itu Isi Piringku?

Isi Piringku merupakan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) yang menggantikan ‘4 Sehat 5 Sempurna’ yang dipopulerkan pada tahun 1952 oleh Prof. Poerwo Soedarmo, Bapak Gizi Indonesia.

Isi Piringku lebih memerhatikan kandungan gizi yang terdapat dalam berbagai jenis makanan serta dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh kita. Selain itu, PGS ini juga menekankan gaya hidup sehat, seperti:

  1. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang bersih;
  2. Minum delapan gelas air putih sehari; dan juga
  3. Berolahraga minimal 30 menit sehari.

Terus, bagaimana cara yang sehat untuk mengonsumsi daging sapi atau kambing?

Berdasarkan Isi Piringku, begini lho cara membaginya:

  1. Bagi piring menjadi dua bagian yang sama besar.
  2. ½ dari piring kita isi dengan 2/3 karbohidrat dan biji-bijian, ini dapat kamu isi dengan 3 centong nasi (150 gr) ataupun 3 buah kentang berukurn sedang (300 gr). Nah, kemudian baru deh 1/3 sisanya kamu isi dengan lauk hewani sebesar 75 gr, misalnya dua potong daging sapi sedang (70 gr). Jangan lupa tambahkan lauk nabati juga, seperti 2 potong tempe berukuran sedang (50 gr).
  3. ½ sisanya kamu isi dengan 2/3 sayuran kira-kira 1 mangkuk ukuran sedang (150 gr). 1/3 lagi kamu isi dengan buah-buahan, terutama buah-buah lokal seperti 2 potong papaya (150 gr).

Dengan mengikuti pedoman Isi Piringku, kalian gak perlu khawatir lagi, ya, mengonsumsi daging kurban. Tubuh kita memang membutuhkan asupan daging merah yang didapat dari sapi atau kambing. Tapi ingat! Segala yang berlebihan itu tidak baik, sobat UNALA.

You(th) decide

UNALA provide


Referensi

Miftah: “Makan Daging Merah, Jangan Berlebihan. (2018, Mei 2). Diambil kembali dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:

http://yankes.kemkes.go.id/read-dr-miftah–%E2%80%9C-makan-daging-merah-jangan-berlebihan%E2%80%9D–4072.html

Inilah Perbedaan ‘4 Sehat 5 Sempurna’ Dengan ‘Gizi Seimbang’. (2016, Mei 5). Diambil kembali dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:

http://www.depkes.go.id/article/view/16051300001/inilah-perbedaan-4-sehat-5-sempurnadengan-gizi-seimbang-.html

Toniti. (2019, Juli 17). Pesan Gizi Tentang Isi Piringku. Diambil kembali dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:

http://yankes.depkes.go.id/read-pesan-gizi-tentang-isi-piringku-7394.html