UNALA on Air Bersama Radio MQ 92.3 FM Jogja

#UNALAonAir

Oleh maulidya risne andini


Jumat, 19 Juli 2019

Bagi Kak Tantri Swastika selaku Youth Engagement Officer (YEO) UNALA, Isu kesehatan reproduksi (kespro) pada remaja bukan hanya tugas salah satu pihak saja, melainkan melibatkan
seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, jika ada masalah yang menimpa remaja, kita enggak bisa hanya menyalahkan remaja tersebut.

Banyak banget hal yang mempengaruhi sikap remaja terhadap kesehatan reproduksinya, mulai dari lingkungan, media, hingga akses informasi yang benar mengenai kespro itu sendiri.

Usaha untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemenuhan informasi kespro salah satunya melalui UNALA yang menyediakan waktu konsultasi yang lebih lama, minimal 20 menit agar dapat mengedukasi remaja dan mengubah paradigma bahwa berkonsultasi dengan dokter dan bidan hanya di saat sakit, melainkan sadar bahwa mereka membutuhkan informasi yang benar dari dokter dan bidan.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, UNALA menyediakan waktu konsultasi yang lebih lama, yakni minimal 20 menit agar remaja mau berbagi cerita sehingga informasi dapat digali lebih dalam. dengan mitra dokter dan bidan yang ramah, sesi konsultasi ini juga diselingi candaan namun tetap terbuka dan berpihak pada keluhan remaja tersebut.”

Hal itulah yang disampaikan oleh Sexual Reproductive Health (SRH) Officer UNALA, Kak Putri Khatulistiwa dalam Program Memulai Hari di Radio MQ 92.3 FM, Grha Universitas AMIKOM, Sleman, Yogyakarta, pada Jumat, (19/7) lalu.

Tidak hanya itu, Bidan Tri Wahyuni yang turut serta juga menyampaikan bahwa kespro bukan hanya sehat secara fisik, melainkan juga meliputi fungsi, sistem, proses, serta bagaimana remaja dapat bersikap tentang kesehatan tersebut. Secara kultural kepada masyarakat, maksudnya remaja dapat bersikap terhadap masyarakat tanpa mengabaikan kesehatannya setelah dapat memisahkan antara mitos dan fakta yang beredar di masyarakat.

Sebagaimana kita tahu, pemahaman ini tidak hanya bagi remaja, tetapi juga bagi orang tua sebagai orang terdekat remaja itu sendiri.

Bidan yang akrab disapa Bidan Tri juga menyampaikan bahwa betapa pentingnya kita menyoroti masalah kespro ini. Pasalnya, apa yang sering kita anggap sepele menjadi pertanyaan yang paling banyak ditanyakan remaja, seperti manajemen kebersihan saat menstruasi, gangguan menstruasi seperti disminore dan siklus haid yang tidak teratur, dan masih banyak lagi seputar mitos dan fakta terkait kespro.

Sebelum terlambat, yuk akses informasi kesehatan reproduksi melalui dokter dan bidan mitra UNALA yang ramah remaja, gratis, lho!.

Kerja sama ini dilanjutkan melalui edukasi kesehatan remaja setiap hari Jumat di pekan ketiga dalam program "Memulai Hari" segmen Salam Jogja.

So, stay tunes dan jangan sampai ketinggalan info menarik seputar kespro, ya, sobat UNALA!