Promosi UNALA dan Informasi Kesehatan Reproduksi Bersama Yayasan Wadah Indonesia

 

Halo, sobat UNALA!

Gak cuma ke sekolah atau ke kafe, UNALA juga pergi ke Pantai Watu Samudera, Gunungkidul, untuk bertemu dengan teman-teman remaja dari Yayasan Wadah Indonesia.

Promosi ini difasilitasi oleh Kak Tantri Swastika yang mengenalkan Program UNALA, latar belakang, alasan mengapa harus mencoba berkonsultasi dengan mitra UNALA, serta tentang sistem konsultasinya pada Sabtu, (6/7) lalu. 

Gak ketinggalan, Bidan Tri Wahyuni juga memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi, mulai dari menstruasi, kekerasan, hingga kehamilan tidak diinginkan. Tentunya informasi ini dikemas dengan menarik, yakni sembari bermain permainan ular tangga, siapa yang ‘kena’ wajib menyebutkan satu permasalahan yang dialami remaja. Ada yang menyebutkan cat calling, kehamilan tidak diinginkan (KTD), pemerkosaan, aborsi, dan juga gangguan menstruasi seperti disminore. Tak lupa, bidan yang akrab di Bidan Yuni juga menjelaskan setiap permasalah tersebut. Seru banget, kan? Kita bisa bermain sambil belajar.

Selain disambut hangat oleh Bapak Bambang Ediyono, Koordinator Wilayah 2 Yayasan Wadah Indonesia, teman-teman dari Yayasan Wadah Indonesia juga antusias mengikuti acara ini. Salah satu sobat UNALA ada yang bertanya mengenai keputihan yang mungkin sobat UNALA lainnya pernah alami.

“Bu Bidan, bagaimana caranya kita mengatasi keputihan?” tanya Jenius Arta Amelia saat sesi tanya-jawab.

Menanggapi hal ini, Bidan Yuni memaparkan tentang bagaimana sistem reproduksi menghasilkan keputihan serta cara kita mengatasinya.

“Perempuan mempunyai hormon progesteron dan esterogen sehingga menghasilkan apa yang kita sebut sebagai keputihan, ada yang normal dan ada yang tidak normal. Keputihan yang normal berwarna bening, tidak berbau, memilii bau khas dalam artian tidak menyengat, tidak gatal, dan biasanya keluar pada saat masa subur, yakni 14 hari sebelum haid yang akan datang,” jawab Bidan Yuni.

Lebih lanjut, Bidan Yuni juga menjelaskan mengenai keputihan yang tidak normal, “Sedangkan keputihan yang tidak normal memiliki volume yang banyak, kental dan putih seperti susu, kuning, kehijauan, apalagi berwarna kecokelatan padahal sedang tidak akan haid, bahkan berbau seperti telur busuk. Jika sudah seperti ini, segera perikasan ke dokter atau bidan agar cepat tertangani.” ujar Bidan Yuni.

Itulah gambaran keseruan promosi UNALA bersama sobat UNALA dari Yayasan Wadah Indonesia. Bagi kalian yang pengen komunitasnya dikunjungi UNALA, yuk hubungi customer line UNALA.