Gendong Tas Dulu, Baru Gendong Anak

Halo, sobat UNALA!

Tahukah kamu bahwa pendewasaan usia perkawinan (PUP) itu penting?

PUP sangat penting agar remaja dapat menikah di usia yang ideal sesuai anjuran pemerintah dan kesehatan, yakni minimal 25 tahun untuk laki-laki dan 20 tahun untuk perempuan. Hal ini bertujuan agar remaja mempunyai kesiapan mental, kesehatan, ekonomi, sosial, serta pendidikan yang memadai sebelum menikah. begitulah papar dr. Diah Prasetyorini, salah satu dokter mitra UNALA dalam acara “Sehari Bersama Kampung KB” yang diadakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKPMD) Kabupaten Gunungkidul pada Jumat, (28/6) lalu.

Acara yang diadakan di  di Kampung KB Ngalangombo, Dadapan, Semanu, Gunungkidul ini merupakan tindaklanjut dari audiensi UNALA bersama DP3AKPMD beberapa waktu sebelumnya. Mendapat respons positif, UNALA dipercaya mengelola kegiatan talk show dan menyediakan layanan mobile clinic bagi peserta yang terdiri dari anggota kelompok remaja yang ada di Dusun Ngalangombo.

Selain dihadiri oleh remaja, juga banyak orang tua yang mengikuti talk show ini karena bertepatan dengan Hari Bersih Dusun. Dengan hal ini, diharapkan para orang tua dapat mendukung dan memotivasi anak-anaknya agar dapat meraih pendidikan setinggi-tingginya mengingat peran orang tua sendiri sangat penting baru perkembangann remaja.

Acara yang dimoderatori oleh Kak Tantri Swastika Selaku Youth Engangement officer (YEO) UNALA ini mendapat apresiasi dari Bapak Sujoko, Kepala DP3AKPMD Gunungkidul. Beliau juga menyampaikan program Gunungkidul yang bertajuk “Gendong Tas Dulu, Baru Gendong Anak” yang mempunyai makna agar remaja dapat menunda perkawinan sampai usia ideal untuk menikah.

Oleh karena itu, yuk kita gendong tas dulu, baru gendong anak! Bagi remaja seperti kita, penting banget untuk belajar dan bersekolah sebelum memutuskan menikah.