Bolehkah Menggunakan Sabun Pembersih Kewanitaan?

 

Halo, sobat UNALA!

Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh remaja iyalah tentang bagaimana menjaga organ reproduksi. Nah, buat kalian cewek-cewek mungkin di sini ada yang pernah menggunakan sabun pembersih organ kewanitaan atau yang lebih kita kenal sebagai sabun sirih.

Katanya sih sabun ini berguna agar kemaluan kita lebih bersih setelah buang air kecil. Bisa bikin keset, wangi, dan juga mencegah dan mengobati keputihan. Wow, banyak banget manfaatnya. Akan tetapi, betulkah demikian?

Menurut bidan mitra UNALA, Bidan Tri Wahyuni, produk ini seringkali justru malah merusak keseimbangan bakteri yang ada di vagina kita, lho! Di vagina, enggak hanya bakteri jahat, tetapi juga ada bakteri baik yang melindungi kemaluan kita. Ketika kita menggunakan sabun sirih yang kadar keasamannya gak sama dengan vagina, semua bakteri akan mati, termasuk bakteri baik sehingga kita rentan terkena infeksi bakteri, jamur, maupun infeksi menular seksual lainnya.

Pada dasarnya, vagina kita memiliki sistem perlindungan yang alami, sehingga kita cukup membersihkannya dengan air mengalir yang bersih. Selain itu, keputihan merupakan hal yang normal terjadi selama berwarna bening, tidak berwarna, tidak berbau, serta tidak keluar terlalu banyak.

Jadi, gimana membersihkan vagina agar tetap sehat dan terlindung dari keputihan yang tidak normal?

  1. Seperti yang disebutkan tadi, bersihkan vagina kita menggunakan air mengalir yang bersih. Membersihkannya pun harus dari depan ke belakang agar bakteri dari anus tidak berpindah ke vagina.
  2. Keringkan vagina sebelum menggunakan celana dalam untuk menghindari perkembangbiakan jamur yang diakibatkan celana dalam yang basah dan lembap.
  3. Cukur bulu kemaluan secara rutin.
  4. Saat menstruasi, sering-seringlah mengganti pembalut. Jangan sampai terlalu lama dan/atau terlalu penuh. akan lebih baik kalau kamu menggantikan setiap buang air kecil.

Nah, itulah penjelasan mengenai sabun pembersih organ kewanitaan beserta tips menjaga kebersihan vagina. Untuk penjelasan yang lebih detail, jangan sungkan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter atau bidan mitra UNALA yang ramah remaja.